Senin, 21 April 2014

KENCING MANIS APA DAN MENGAPA



Apa itu kencing manis? Kencing Manis atau Diabetes Melitus adalah suatu gangguan pada organ pancreas yang berkurang dalam memproduksi insulin untuk menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh.

Tipe I : tipe yang tergantung dengan insulin (insulin dependent),biasanya terjadi pada anak kecil karena kegagalan sel pankreasnya.

Tipe II: tipe yang tidak tergantung pada insulin (non-insulin dependent),biasanya terjadi pada orang dewasa.
Yang umumnya dari pola makan yang berlebih dan kaya akan karbohidrat juga makanan yang manis. Namun kadar gula darahnya dapat dikontrol dengan olahraga dan diet rendah karbohidrat
.

Gejalanya:
  • Sering kencing dan dalam jumlah yang banyak siang dan malam hari.
  • Rasa lapar yang berlebihan.
  • Berat badan menurun meskipun  tetap enak makan.
  • Cepat lelah dan lesu.
  • Luka sukar sembuh, infeksi kulit dan gatal-gatal.
  • Kesemutan dan mati rasa disekitar kaki.

Penyebabnya:
  • Dikarenakan adanya kerusakan pada sel pancreas yang tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup untuk menstabilkan gula darah. Kebanyakan mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang tinggi,kelebihan berat badan,stress dan kehamilan.

Pencegahannya:
  • Bila kegemukan,turunkan berat badan secara berkala dengan olahraga yang teratur dan rutin.
  • Jangan mengkonsumsi gula berlebihan dan makanan yang berkarbohidrat tinggi (beras,bakmi,roti,kentang).
  • Bagi yang umur 40 tahun keatas,periksalah rutin kadar gula darah anda ke dokter. 

Pengobatannya:

  • Sampai saat ini Ibunda kami tercinta masih belum bisa sembuh 100% dari penyakit kencing manis. Kami terus berusaha mencari ramuan obat-obatan alami/herbal.
  • Alhamdulillah meskipun belum bisa dikatakan 100% sembuh, tapi beliau masih bisa segar dan bugar dari keganasan kencing manis. Hanya saja komplikasi yang di alaminya yaitu sakit Stroke membuat beliau tak berdaya.
  • Kami sekeluarga hanya memberikan ramuan/jamu herbal yang kami tahu, hasil racikan Ayah kami yaitu ZANJABIL DRINK, yang membuat Ibunda kami masih bisa tersenyum meskipun menderita sakit bertahun-tahun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar